Desa Serangan dan Kura Kura Bali Ubah Sampah Menjadi Kerajinan Bernilai Ekonomi

Desa Serangan bersama PT Bali Turtle Island Development (BTID) terus mendorong pengelolaan sampah plastik melalui program daur ulang yang mengubah limbah menjadi kerajinan bernilai ekonomi.

Melalui kolaborasi dengan Angen Bali, komunitas pengelola sampah binaan PT Nukari Kriya Raya, sampah plastik yang terkumpul dari masyarakat dipilah dan diolah menjadi berbagai produk kreatif, mulai dari perlengkapan rumah tangga hingga dekorasi dan karya seni fungsional.

Sebagai pengembang dan pengelola KEK Kura Kura Bali, BTID telah mendukung inisiatif ini sejak 2014 sebagai bagian dari komitmen membangun ekosistem ekonomi sirkular yang berkelanjutan di kawasan pesisir.

Selain membantu mengurangi pencemaran lingkungan, program ini juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya memilah sampah, sekaligus menciptakan peluang ekonomi bagi komunitas lokal.

Melalui semangat gotong royong dan inovasi, Kura Kura Bali dan Desa Serangan menunjukkan bahwa sampah dapat diubah menjadi sumber nilai yang bermanfaat bagi lingkungan, masyarakat, dan masa depan Bali yang lebih berkelanjutan.

Source : RRI