Guru Serangan Belajar AI ClassOS untuk Pembelajaran Inovatif

DENPASARPT Bali Turtle Island Development (BTID), selaku Badan Usaha Pembangun dan Pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali, berkolaborasi dengan Bamboomedia menggelar pelatihan AI untuk guru Serangan melalui pengenalan Artificial Intelligence Class Operating System (AI ClassOS).

Bertempat di UID Bali Campus, kegiatan ini dirancang secara khusus untuk memberikan pemahaman lebih mendalam mengenai pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) di sektor pendidikan.

Pelatihan diikuti oleh perwakilan guru dari SD Negeri 2 Serangan, SD Negeri 3 Serangan, SMP Negeri 11 Denpasar, serta Yayasan Peduli Kemanusiaan (YPK) Bali.

Pelatihan AI untuk Guru Serangan

Pelatihan ini tidak hanya dirancang untuk membekali peserta dengan keterampilan mengaplikasikan kecerdasan buatan dalam kegiatan belajar-mengajar, tetapi juga mendorong para guru untuk meneruskan pengetahuan tersebut kepada rekan-rekan pendidik di sekolah masing-masing.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pengenalan mengenai AI dalam dunia pendidikan serta AI ClassOS sebagai sistem operasi kelas berbasis kecerdasan buatan yang dikembangkan oleh Bamboomedia.

Peserta juga mengikuti sesi praktik langsung atau hands-on practice untuk mencoba AI Teacher Assistant dan menyusun materi pembelajaran dengan memanfaatkan AI ClassOS.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan penyampaian rencana tindak lanjut program.

AI ClassOS Dukung Pemerataan Kualitas Pembelajaran

AI ClassOS dikembangkan oleh Bamboomedia untuk membantu tenaga pendidik menyusun dan menyampaikan materi ajar dengan standar konten yang setara, baik di kota besar maupun wilayah pinggiran.

Direktur Utama PT Bamboomedia Cipta Persada, Putu Sudiarta, menjelaskan bahwa inovasi tersebut lahir dari kebutuhan untuk menjawab kesenjangan kualitas pengajaran di berbagai daerah di Indonesia.

“Salah satu kendala di Indonesia itu distribusi geografisnya tersebar, sekolah-sekolah kita sangat variatif dari kota besar sampai ke pelosok. Dengan adanya AI ClassOS, sekarang guru punya AI yang menemani mengajar dengan konten-konten premium yang standarnya sama, dari kota sampai ke desa,” kata Putu Sudiarta, Jumat (14/8/2026).

Menurut Putu, inovasi AI tersebut dirancang oleh talenta lokal Bali untuk menciptakan lompatan baru dalam dunia pendidikan.

“Classroom Operating System ini adalah inovasi AI yang dikembangkan menggunakan teknologi terkini. Jadi inovasi tidak harus selalu datang dari kota besar, tapi bisa juga datang dari daerah dengan spirit yang sama,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi kolaborasi antara Kura Kura Bali, Bamboomedia, dan UID Bali Campus yang membawa semangat kolaborasi, keberlanjutan, dan kepemimpinan.

“Saya yakin dengan semangat yang sama, akan banyak inovator baru dan talenta luar biasa dari seluruh Indonesia yang starting-nya bermula dari UID dan Kura Kura Bali,” tambahnya.

Guru Rasakan Manfaat AI ClassOS

Antusiasme juga ditunjukkan oleh para peserta yang dapat merasakan langsung manfaat dan kemudahan penggunaan teknologi tersebut.

Saras, salah satu perwakilan guru dari SMP Negeri 11 Denpasar, menjelaskan bahwa informasi yang diberikan sangat menarik dan disampaikan secara langsung pada inti pembahasan.

“Penjelasan materinya terangkum dengan baik. Ini tidak hanya berguna untuk siswa di sekolah, tetapi saya juga bisa langsung mengaplikasikan pelajaran ini untuk menjawab pertanyaan anak saya sendiri di rumah,” kata Saras.

Manfaat teknologi tersebut juga dinilai relevan untuk pendidikan inklusif.

Ulan, perwakilan dari Yayasan Peduli Kemanusiaan (YPK) Bali, mengatakan pelatihan tersebut memberikan banyak pengetahuan baru yang berpotensi diterapkan dalam metode pembelajaran di yayasan.

“Pelatihan hari ini luar biasa karena banyak materi baru yang saya terima. Di yayasan, kami mengajar anak-anak disabilitas fisik, sehingga inovasi AI ini bisa menjadi terobosan baru yang sangat potensial untuk kami terapkan dalam metode pengajaran di yayasan,” kata Ulan.

Membawa Teknologi AI ke Ruang Kelas Serangan

Mewakili semangat perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat, Kepala Departemen Komunikasi BTID, Zefri Alfaruqy, menegaskan pentingnya peran guru dalam mempersiapkan generasi mendatang.

“Kami percaya bahwa kekuatan terbesar untuk mengubah masa depan ada di tangan para guru,” kata Zefri Alfaruqy.

“Membantu mengenalkan teknologi AI ke ruang-ruang kelas di Serangan adalah bentuk upaya kami agar tidak ada satu pun anak yang tertinggal oleh kemajuan zaman,” tegasnya.

“Kami ingin setiap guru di sini merasa didukung penuh dalam perjuangan mereka mencetak generasi penerus Serangan yang tangguh, cerdas, dan berdaya saing,” sambungnya.

Melalui kolaborasi strategis ini, BTID, Bamboomedia, dan UID Bali Campus berharap inisiatif AI ClassOS di Serangan dapat menjadi langkah awal atau program percontohan dalam menjembatani kesenjangan akses pendidikan sekaligus mempersiapkan tenaga pendidik dan generasi muda menghadapi perkembangan teknologi di masa depan.

Sumber: Elshinta.com