DENPASAR – Pilates for Charity di Sira Village menjadi salah satu bentuk kolaborasi komunitas yang memadukan gaya hidup sehat dengan aksi kemanusiaan. Kegiatan yang berlangsung di Sunset Mandala, Sira Village Grand Outlet Bali, dalam kawasan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali, tersebut diikuti sekitar 46 peserta.
Sira Village Grand Outlet Bali mulai beroperasi pada 31 Juli 2026. Destinasi ritel tersebut dikembangkan melalui kolaborasi PT Bali Turtle Island Development (BTID) dan Mitsubishi Estate Group, dengan investasi sekitar Rp1,5 triliun.
Selain menghadirkan beragam merek fashion dan lifestyle internasional, Sira Village juga dikembangkan sebagai destinasi yang memadukan aktivitas belanja, kuliner tepi laut, rekreasi, budaya, dan kegiatan komunitas.
Konsep tersebut sejalan dengan visi KEK Kura Kura Bali yang berlandaskan filosofi Tri Hita Karana, yaitu keharmonisan hubungan antara manusia, alam, dan nilai spiritual.
Pilates for Charity di Sira Village Jadi Ruang Aksi Sosial
Sejak mulai beroperasi, Sira Village telah berkolaborasi dengan berbagai komunitas melalui kegiatan seperti running group, kelas Pilates, hingga fashion show.
Salah satunya adalah Pilates for Charity yang diselenggarakan oleh Kelas Rawat Diri, sebuah komunitas kebugaran dan pengembangan diri perempuan.
Kegiatan tersebut menarik sekitar 46 peserta yang ingin menjaga kebugaran sekaligus berkontribusi dalam aksi sosial. Tiket kegiatan ditawarkan seharga Rp75.000, dengan seluruh hasil penjualan tiket dan donasi disalurkan untuk membantu fasilitas kesehatan yang membutuhkan di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Maryni Manga, yang akrab disapa Rini dan merupakan Co-founder Kelas Rawat Diri, menjelaskan bahwa inisiatif sosial tersebut terinspirasi oleh video yang memperlihatkan pelayanan medis dan tindakan operasi dilakukan di tenda akibat keterbatasan fasilitas pascagempa di Flores, NTT.
Data Kementerian Kesehatan per 26 Agustus 2026 mencatat rangkaian gempa di tujuh kabupaten di Flores menyebabkan 105 korban meninggal, 385 orang mengalami luka berat, dan 1.287 orang mengalami luka ringan.
“Video dari Rumah Sakit Aeramo di Nagekeo itu sangat menggugah tim kami. Kami merasa tidak harus datang langsung ke Flores apabila kami masih bisa melakukan sesuatu dari Bali. Karena itu, kami mengadakan kelas Pilates untuk penggalangan dana, di mana 100 persen hasil penjualan tiket dan donasi disumbangkan untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan bantuan darurat di Flores,” ujar Rini.
Ia menambahkan bahwa rencana kegiatan tersebut mendapat dukungan penuh dari Sira Village, termasuk dalam proses koordinasi dan penyediaan ruang.

Donasi Disalurkan untuk Peralatan Medis
Dari hasil penjualan tiket dan donasi yang terkumpul, Kelas Rawat Diri menyalurkan bantuan kepada sejumlah fasilitas kesehatan yang membutuhkan di Flores.
“Kami membelikan perlengkapan medis seperti nebulizer untuk Puskesmas Tuanggeo, alat tes glukosa untuk Rumah Sakit Ruteng, serta pompa ASI, kantong penyimpanan ASI, dan bedong bayi untuk RSUD Aeramo,” jelas Rini.
Kolaborasi tersebut menunjukkan bagaimana kegiatan kebugaran dapat berkembang menjadi gerakan sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.
Sira Village Buka Ruang bagi Komunitas
Tantowi Yahya, Presiden Direktur PT Grand Outlet Bali, menyambut positif kegiatan Pilates for Charity.
Menurutnya, kegiatan tersebut mencerminkan keinginan perusahaan untuk membangun hubungan dan kolaborasi positif dengan masyarakat luas.
“Sejak awal, Sira Village dirancang bukan sekadar sebagai destinasi belanja berkelas dunia, melainkan sebagai ruang hidup yang menghasilkan dampak positif bersama. Kami ingin kawasan ini menjadi wadah bertemunya berbagai inisiatif yang memiliki nilai dan manfaat,” ujar Tantowi Yahya.
Ia menambahkan bahwa penyediaan ruang bagi komunitas, termasuk dukungan terhadap Pilates for Charity, merupakan bagian dari komitmen agar kehadiran Sira Village di KEK Kura Kura Bali memberikan nilai tambah, mendorong inklusivitas, dan menciptakan ruang bagi tumbuhnya kepedulian sosial.
Keberhasilan kegiatan tersebut turut didukung melalui kolaborasi berbagai komunitas di Bali, tenant Sira Village, instruktur sukarela, serta penyedia layanan kecantikan yang terlibat dalam kegiatan.
“Sira Village yang berada di KEK Kura Kura Bali membuka pintu untuk kegiatan-kegiatan yang memiliki makna. Mereka menyediakan ruang untuk kami, yang merupakan gabungan dari berbagai komunitas di Bali, bahkan tenant di Sira Village juga ikut terlibat dalam aktivitas yang memberikan manfaat bagi pengunjung,” kata Rini.
Wellness dan Kepedulian Sosial Tumbuh Bersama
Zefri Alfaruqy, Kepala Departemen Komunikasi KEK Kura Kura Bali, mengatakan integrasi antara lifestyle, wellness, dan aksi kemanusiaan merupakan bagian dari pemberdayaan komunitas.
“Kami menyambut baik sinergi komunitas yang terjalin bersama Sira Village di kawasan kami. Kami berharap Sira Village tidak hanya menjadi ruang bagi produk-produk global maupun UMKM lokal untuk tampil, tetapi juga terus memperluas kapasitasnya sebagai ruang di mana kepedulian sosial dan budaya dapat tumbuh serta memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat luas,” ujar Zefri Alfaruqy.
Melalui kolaborasi yang terus dibangun dengan komunitas lokal, Sira Village berupaya mewujudkan pengembangan kawasan yang selaras dengan visi KEK Kura Kura Bali, di mana perkembangan pariwisata, gaya hidup sehat, dan kepedulian sosial dapat tumbuh berdampingan.
Kegiatan Pilates for Charity di Sira Village sekaligus menunjukkan bagaimana sebuah destinasi komersial dapat berkembang menjadi ruang pertemuan komunitas dan mendukung aksi sosial yang memberikan manfaat lebih luas.
Sumber: balidiscorvery.com












